0 Am I wrong? or Are they wrong?
dari dulu sampai sekarang. Hal yang paling nonsense dan masuk ke otakku adalah kata seperti, "kamu itu sebenarnya hebat yar." , "kamu punya hati yang besar." , "kamu itu sebenarnya cerdas." dan rentetang yang seperti itu. Bukan aku nda anggap diriku bagus, tapi setahuku tentang diriku sendiri, aku nda sebagus seperti rentetan kalimat yang dikatakan rentetan orang ke aku. Yang paling bisa kucerna itu kata Bunda dan Sekar yang kebetulan mirip, (because ya memang gitu adanya kali ya) " Yara itu punya potensi besar akan sesuatu, bisa ini, bisa itu, bla bla bla, tapi sayangnya Yara kurang maksimal dalam usaha untuk mewujudkan itu." THAT'S IT !!
0 UN diundur
UN diundur adalah dua sisi koin , there are negative and positive. Okay guys! Negative first! (Loh? kok yang jelek duluan?) Biar pas udah tau positivenya yang nongol ntar semangat bukan kelesuan lemah letih, dan sangobion langsung laris setelahnya!
Negatif : Banyak yang bilang haduuuh kasiannya yang diundur UN nya. Ya itu memang diundur dan SANGAT PHP!! *banting setir* Kami murid di 11 propinsi merasa seperti (maaf) ingus. Keluar masuk tanpa ada kepastian yang jelas. Diundur sampai rabu, lalu kamis, lalu diundur lagi senin depan. Karena merasa santai saya nonton bioskop namun sayang hari itu langsung berasa naas karena di lift mall mendapat banjiran info kalau UN nya hari JUM’AT!! (WHAT ?!) *anarkis di lift*. Lalu terjadilah belajar singkat di ruang tunggu bioskop. Karena tarik ulur jadwal UN yang naas ini otomatis esensi excitednya hilang punah. Agak malas belajar, klimaks-nya musnah. Liburan diundur, acara makan - makan enak diundur, mau eksperimen diundur. *berusaha tegar*
Positif : Dengan adanya UN dan tarik ulur ini, saya mendapat satu kesan penting (bagi saya nda tau kalo yang baca) di tahun akhir ini. Saya adalah orang yang kata temen KUPER (Bold + Underline + Italic) dan membuang. Tapi setelah ini saya lebih GAUL, saya eja G - A - U - L ! sebenarnya gak gaul banget, tapi saya langsung dekat dengar berbagai macam manusia di sekolah yang biasa saya liat aja ekornya (??!!!). Kami semua belajar bareng, ada juga yang tiba - tiba nelp langsung ngelapor dia dimarahi temennya karna nda ngajarin. (random) Ada yang belajar sampai malam, ada yang baru kenal berasa sudah kenal 3 tahun, ada perdebatan tak berujung yang hanya bisa dihentikan guru, dan lain semacamnya. Saya punya teman, seperjuangan yang merasa (maaf) ingus. Kami semua 11 propinsi, bersama, “yaa biarin aja yang sumatera, jawa dan lainnya. Kalian kecepetan, kasian deh. haha, kita lebih banyak waktu belajar looh.” that is our best thought !!
YR yang menggila, jangan terlalu dipikirkan yang diatas tadi hahaha
0 how?
Sebenarnya malas ngomong masalah romansa kehidupan sendiri. Tapi, ini bukan tentang romansa atau cinta atau sebagainya.
I found a long way to move on. Dari mereka. Sebenarnya aku sangat bersyukur karna telah dipertemukan dengan mereka, laki - laki yang cerdas, sangat pintar, punya kepribadian yang kuat, ibadahnya jempol dah, keren banget. The man that i always dream about, but my fate not with them maybe. Aku gak tau, yang tau cuman Dia, i just pray for the best.
Aku sudah tak berharap dengan masa lalu. Entahlah mereka berbohong atau mereka mengatakan hal yang sebenarnya tentang hal yang membuatku break to pieces. Kuharap tidak, karena aku sangat mempercayai mereka, bahkan kalau aku dikerjain pun kadang aku percaya. Kok bisa gak berharap lagi? Ya, sekarang aku percaya bahwa mereka pasti sedang sangat bahagia, ada yang sama keluarganya sekarang, ada yang tidak terganggu dengan kenakalanku, dan lain sebagainya. Merasa mereka berbahagia membuat hatiku tenang. Jealousy? It can't be denied, tapi aku sudah bahagia dengan keadaan semuanya sekarang. Hanya masih berharap saja, pertemanan diantara kami masih baik.
:)
I found a long way to move on. Dari mereka. Sebenarnya aku sangat bersyukur karna telah dipertemukan dengan mereka, laki - laki yang cerdas, sangat pintar, punya kepribadian yang kuat, ibadahnya jempol dah, keren banget. The man that i always dream about, but my fate not with them maybe. Aku gak tau, yang tau cuman Dia, i just pray for the best.
Aku sudah tak berharap dengan masa lalu. Entahlah mereka berbohong atau mereka mengatakan hal yang sebenarnya tentang hal yang membuatku break to pieces. Kuharap tidak, karena aku sangat mempercayai mereka, bahkan kalau aku dikerjain pun kadang aku percaya. Kok bisa gak berharap lagi? Ya, sekarang aku percaya bahwa mereka pasti sedang sangat bahagia, ada yang sama keluarganya sekarang, ada yang tidak terganggu dengan kenakalanku, dan lain sebagainya. Merasa mereka berbahagia membuat hatiku tenang. Jealousy? It can't be denied, tapi aku sudah bahagia dengan keadaan semuanya sekarang. Hanya masih berharap saja, pertemanan diantara kami masih baik.
:)
0 Hollaaa
Hai readers!! long time no see huh?
aku bukan penulis yang baik, jadi kalau ada hal - hal hebat dalam hidupku,aku selalu lupa menuliskannya. hehehe. Kalian tahu? dari tanggal 15 - 18 April ini aku bakal dape jackpot dimana semua anak senior dapat, that is *suara senar* DUNG! TADAAAA! UAN.. *nangis*
Iya UAN, 4 hari yang menentukan kamu lulus Sekolah dan salah satu faktor biar dapat Universitas yang sudah kita pilih. I think i got bunny rubel. What? Bunny rubel? What the hell is that???
Sebenarnya aku gak tau tulisan sebenarnya, itu adalah salah satu slang word yang kupelajari dari Dale Halliday. Salah sati foreign people di tim maternal bunda saya. Hehehe.
Udah berapa lama nda nge-post disini ya? Wooo, tak terhitung jari. Actually guys, girls, there are a lot bundle of stories that i wanna share -____- yaa, you know me. I am not a good writer, fella. Poor me.
aku bukan penulis yang baik, jadi kalau ada hal - hal hebat dalam hidupku,aku selalu lupa menuliskannya. hehehe. Kalian tahu? dari tanggal 15 - 18 April ini aku bakal dape jackpot dimana semua anak senior dapat, that is *suara senar* DUNG! TADAAAA! UAN.. *nangis*
Iya UAN, 4 hari yang menentukan kamu lulus Sekolah dan salah satu faktor biar dapat Universitas yang sudah kita pilih. I think i got bunny rubel. What? Bunny rubel? What the hell is that???
Sebenarnya aku gak tau tulisan sebenarnya, itu adalah salah satu slang word yang kupelajari dari Dale Halliday. Salah sati foreign people di tim maternal bunda saya. Hehehe.
Udah berapa lama nda nge-post disini ya? Wooo, tak terhitung jari. Actually guys, girls, there are a lot bundle of stories that i wanna share -____- yaa, you know me. I am not a good writer, fella. Poor me.
0 Di Waktu Subuh
Perjalanan pesawat pada tanggal 21 maret 2013 dengan lion air tujuan ke jogjakarta adalah salah satu perjalanan yang sangat menyenangkan. Pesawat take off pada jam 6 pagi, ketika fajar menyingsing, menggantikan jam kerja bulan. Perlahan, dari bandara, dari gelap kepada terang, langit terlihat sangat ceria dengan langit oranye. Ketika ban pesawat tak menyentuh tanah lagi, mulailah terlihat pemandangan yang sang maestro tak mungkin dapat mewujudkannya, yang sang fotografer terbaik tak dapat mengabadi kan lukisan-Nya di subuh hari.


Awan cumulus berada di atas pesawat, seperti sang ayah yang melindungi keluarganya, dan juga berada di kaki pesawat, menjaga agar pesawat ini takkan jatuh ke pangkuan dewa poseidon. Namun, yang paling indah adalah garis oranye diantara dua cumulus tersebut, seperti sang ibu yang menenangkan hati anaknya.
Pesawat semakin bergerak ke atas, menembus cumulus yang berada di atasnya, seakan tak puas dengan lukisan garis oranye saja. Seiring waktu berdenting dengan menukiknya pesawat, rasanya seakan masuk ke dalam dimensi waktu yang berbeda, setelah cumulus tertembus. Mataku tak berkedip, namun tak juga merasa perih. Pemandangan yang takkan dapat kutemui di daratan, takkan pernah aku berkedip. Awan entah apakah namanya masih cumulus, membentuk sebuah ombak demi ombak. Aku di dalam laut angkasa dengan warna putih seperti kapas. Jika saja aku tak ingat tempat ku berpijak, pasti aku mengira itu adalah kapas yang terbang atau gulali yang dijual kaki lima yang berwarna putih. Pesawatku tak kunjung berhenti di ketinggian itu, ia masih mau menembus angkasa, menikmati yang lebih dari pada ini. Kembali aku masuk ke mesin waktu, dan masuk ke dimensi lain. Putih terang, tak terasa kalau pesawatku terbang. Seketika suasana hampa. Belum ada apapun yang muncul, sang pesawat masih berusaha untuk mengintip. Ketika ia berhasil, aku tak merasa di dalam bumi, aku benar - benar berada di dimensi dunia lain. Dunia apa ini? Apa namanya? Langitnya berwarna hijau ke biru di sisi kiri seperti 'agfa', sedangkan di bagian kanannya, berwarna kecoklatan, seperti 'vintage'. Tak mungkin ini bumi!
Jika aku tak di dalam pesawat, aku pasti langsung bermain di atas awan itu. Ia tak seperti awan, ia seperti laut yang mempunyai hewan - hewan yang ceria, berenang di dalamnya.
Pesawat pun berhenti menukik, menikmati pemandangan ini. Langit yang telanjang, awan yang seperti salju, air terjun bahkan air terjun Niagara ada di sini. Sang cakrawala memamerkan keindahan dirinya yang tak berbusana, gradasi warna dari putih ke hijau ke biru, tak ada pelukis yang dapat melukis ini. Detail - detail kecil di awan itu. Itu pasti salju, bukan awan. Aku curiga bahwa aku telah dibawa ke kutub.


Mentari tertawa malu melihat aku tercengang, sambil mengintip lewat sayap pesawat. Garis - garis lengannya terlihat olehku, betapa indahnya.

Perlahan ia mulai berani menunjukkan dirinya, masih sambil mengintip ia tersenyum padaku. Aku tak berkedip melihatnya. Sungguh indahnya dunia ini. Tidak seperti dunia dimana aku tinggal. Semakin lama, ia menunjukkan dirinya utuh sebagaimana ia. Awan - awan takjub dan terdiam terpaku. Sedangkan, cahaya sang mentari membuat bayangan halus dan panjang terhadap awan tersebut. Bayangan itu terukir di atas laut di kakiku. Benar - benar indah.

Ingin sekali aku tinggal disini.
