Pages

0 time to go home

Senin, 16 April 2012
Bandara Soekarno-Hatta..i'm back. Ya, aku kembali ke terminal yang sama dimana aku datang ke Ibukota Indonesia ini. Aku kembali dengan perasaan yang sama, rindu. Aku merindukannya. Aku gak merindukan bunga lili yang untukku waktu itu dan yang sekarang udah dibuang, aku mau lihat bunga itu sih. aku cuman pernah melihat gambarnya saja di dunia maya, bukan di kenyataan (kode). :)

tahu gak, aku gak jadi ketemu dia karna kami tidak berpapasan. Seandainya waktu itu aku memakai toilet diluar tempat ambil bagasi, aku pasti berpapasan dengannya, ya paling tidak dia melihat aku yang acak kadut bangun tidur itu. Krtika sampai di bandara ini lagi, aku mencari tempat Dunkin DOnuts dimana dia makan waktu itu, dan itu tidak jauh dari tempat aku mencari sosok dirinya. Ironis, satu kata yang dapat menggambarkannya. Tertohok, itu rasa hatiku ketika melihat dunkin donuts. Terdiam aku dan berteriaklah hatiku. Teriakan itu sangat keras sehingga aku tidak tahu apa yang bundaku perintahkan. aku tetap melihat tempat makan itu, membayangkan seandainya sekarang dia berada di sana sekarang. entah kenapa, aku ingin menangis. tapi ya mana mau keluar, tempat rame gitu masa nangis tiba - tiba. Terus ditanya, "Lho? Yara kenapa?", terus kujawab "Rezhanya gak ada disana, yara sedih mau ketemu." Krik. apa coba...?? ==

Setiap hentakan kakiku, banyak memori yang terlintas, rezha, icha dan teman - teman pada waktu pergi ke Jakarta untuk lomba. Sedih, senang, raut sedih terus senyam - senyum sendiri. Jangan - jangan kewarasanku sudah hilang ! Oh no!!

Sekarang aku ada di tempat nunggu pesawat, masih dengan perasaan yang tak bisa ku gambarkan dengan baik, maksudnya kujelaskan dengan baik. kalau gambar, aku gak bisa gambar, hehe.

kelihatan banget ya, usahaku untuk menghibur diri sendiri :)




SEMANGAT!!! I BELIEVE THERE IS ANOTHER TIME THAT GOD DECIDE FOR US !!

0 hari H

Minggu, 15 April 2012
this the day.
well, kalau dilihat dari tanggalnya sepertinya lebih tepat dikatakan kemarin ya? entahlah.

15 april 2012
hari pernikahan sepupuku, dr. ayudhiya maulina. di pernikahan kakaknya aku menjadi salah satu yang seperti dokumentasi (kapan aku gak disuruh dokumentasi). akad nikahnya lama sekali. nunggu penghulunya dulu, terus baca Al- Qur'an dan terjemahannya, terus diberi nasihat untuk rumah tangga sama penghulunya (awalnya penghulunya bilang kalau nasihatnya singkat, tapi singkatnya setengah - 1 jam), lalu ijab kabul (entah tulisan benarnya gimana).
Pada sesi ini mengulang 3 kali. Karna deg - degan kalinya, nervous. Sepupuku menunduk menahan nafas sampai akhirnya benar dan sah. habis itu mereka tandatangan buku nikah dan bla bla bla.

jujur saja, habis akad itu kesehatanku menurun. kata bunda itu karna aku gak ada sarapan, kerja mulu.

nah, habis akad baru resepsi. resepsinya bukan di gedung, tapi di tanah lapang di sebelah rumah. tendanya berhias ungu putih. pokoknya bagus deh, bingung mau jelasin gimana lagi. Di resepsi aku kekenyangan, makan eskrim 2, pempek 2 porsi, siomay 2 porsi dan puding 3 potong gede.

0 hari kedua (ending)

Sabtu, 14 April 2012
Hari ini capek banget padahal gak kerja gitu seperti papa. Tapi, ya bete. Aku bosan di rumah tadi, sepi banget. Semakin lama emosi tidak jelasku semakin membuncah dan puncaknya menyembur ke rezha (sunshine). Maaf banget ya, jadinya betean gitu.
Di rumah tadi suasananya gak ada meriahnya, baru ada meriahnya pas malam, pas aku mau balik ke hotel -,-. Jadi kerjaanku makan, jadi babysister bentar. Iya, salah satu rombongan dari Baturaja datang. Ada anak kecil namanya faras. Terus dari rombongan lain ada juga anak kecil, laki - laki juga seperti faras tapi lebih tua. Ya ampun, anak itu Subhanallah cerdasnya. Masa orang - orang sholat, mereka teriak main kelahi gitu. Ckckckck. Untung si faras gak nakal anaknya, jadi aku sejahtera jagainnya. Hehe.
Tadi kak ayu (yang nikah) sudah pakai inai, yang ukir tangan itu. Inainya bagus, cantik dilihat. Kayak gujarat gitu, tapi kata tanteku orang arab juga ada inai gitu. Terus kamar pengantinnya lumayan, nuansa putih dan soft brown gitu. Tenang nuansa kamarnya, baguslah. Nuansa tempat kondangannya nuansa ungu putih.
Tapi, sebosannya kau, ada satu hal yang membuatku puas, tahu tidak? Yaitu, jengkol! Bih, enak banget, pedesnya ampun - ampun tapi -.-

:)

0 aku mau BB ! :(

Astagaa, aku tidak tahu mengapa tiba.tiba aku mau ghadget itu -,-
Biasanya aku bisa menahan keinginan itu, sampai sekarang sih nahan juga, tapi....ya tetep ada pengennya. Sejak insiden hilangnya tab ku, jadi aku mau gadget ini. Hedeeeeeh, kurang kerjaan banget. Habis, aku pengen :(

0 still..hari kedua di lampung

Jumat, 13 April 2012
Masi di hari kedua di lampung, sekarang ada di tempat makan pempek 123. Es kacang merahnya disini lumayan, but still enakan yang di samarinda! Yummy!
But, you know, jeleknya hari ini pulsa saya habis. Jadi saya tak menentu gini ngeblog. Hehe.. Soori ya..
Ada suatu hal yang kemungkinan terjadinya 70% doain aja semoga terjadi. Amiiiin

0 pengen buat filem

Entah kenapa ya, di kepalaku aku mikir buat film pendek lagi. Well, I start love this activity. Ya, buat hobi aja. Kalo ada waktu luang banyak baru buat. Ada nda ya yang mau bantu?
Well, the story in my head yaa melankolis sih. A little about me or about me a lot. You know yesterday, it will be good story on movie. Hehe.
Nah kan, sekarang di kepalaku isinya efeknya, transisinya, takingnya, haduh, gara - gara tugas seni budaya ini.

Ini hari kedua perjalananku, aku lagi di lampung. Aku rindu semua di samarinda, tetapi aku juga sangat merindukan yang di jakarta. Still hoping. Yeah, never stop to hope a thing I love. ;) kondisi hari ini agak nurun, karna kecapean kali ya.
Perjalananku lumayan asik, naik kapal lihat bintang melontarkan semua keinginan kepada bintang, yang pastinya Dia mendengar itu semua. Tadi malam, di laut bintangnya banyaaaaaak sekali. I wish I could. Pikiran itu terus menggema sanubari. Yeah, I wish I could go to dunkin donuts to see you. I wish I could get out from the car and come to yours. I wish I could hold the driver. I wish I could stay in Jakarta for one night and meet you. I wish I could do all the things. I wish I could smell the lily that you want to give me. I wish I could see you with your white cloth, one of the colour that I love.
The fact is I can't. So, I wanna make that story to feel the happiness when I'm gonna meet you. :)

0 kisahku

Ceritaku tak seperti novel fiksi atau sinetron yang lari ampe ngebut atau film yg bsa langsung ketemu orang itu. Ceritaku adalah cerita yang gregetan dan sedih.
Hari ini aku ke jakarta untuk ke pelabuhan merak. Orang yang kucinta tinggal di jakarta dan dia bersiap diri dan akan menungguku disana. Tahukah kamu betapa menyenangkannya itu? Orang yg tak dapat kau temui, tiba.tiba akan menemui dirimu dengan dirinya yang rapi, bersih, harum dan bersahaja. Sepanjang perjalanan di pesawat tiba.tiba kubayangkan aku menemuinya, salim tangannya dan melihat senyumannya. Membayangkannya saja aku sudah senang banget. Tersenyum sendiri. Membayangkan keluar dari pintu keluar dan langsung bertemu dengannya adalah hal yang paling menakjubkan.
Setelah mendarat, hatiku menjadi tak sabar ingin keluar dari pesawat. setelah keluar, aku menunda waktu untuk ke toilet agar dapat menunggunya. Setelah keluar kucari sosoknya dengan hati yang penasaran. Dimana matahariku, batang hidungnya tak kunjung terlihat. Hatiku mulai lemas, dia tak ada. Aku bertanya - tanya dalam hati tentang keberadaannya. Kutekepon daritadi tak ada satupun yang diangkat, ku sms tak ada yang dibalas. Pikiranku mulai menakutiku. Jangan - jangan dia kecelakaan, astagfirullah, sempat aku berpikir sedemikian rupa.
Ternyata orang tuaku sudah menemukan sopir yang akan membawa kami ke merak, langkah demi langkah aku menjauh dari pintu keluar, mataku selalu melihat ke belakang kalau ada dia. Tetapi tetap, nihil, aku tak menemukannya. Semakin lemah hati dan kakiku. Berharap dia dapat dihubungi.
Aku sudah masuk ke dalam mobil dia tetap tak ada kabar. Hatiku menangis karna mobil sudahj jalan menjauhi bandara. Lalu dia menelpon tentang keberafaanku. Aku menjawab aku sudah di jalan. Dia pun teriak, aku hampir menitikkan air mata.
Dia berusaha mengejarku, namun apa daya, aku hanya dapat melihat mobilnya yang masih jauh. Dia berkata, dia memakai baju putih, putih adalah warna yang kusukai. Lalu dia berkata lagi, kalau dia membawa bunga lili. Subhanallah, tak perna seumur hidupku ada orang yang ibgin memberiku bunga lili yang indah. Semakin sedih hatiku.

Ya Tuhan, apakah ini salah satu cobaan atau memang belum saatnya Engkau mempertemukan kami? Engkau sangat mengetahui perasaan hamba-Mu ini. Apa kah belum saatnya? Ya Allah, Ya Maha Segalanya. Hamba mohon, berikanlah kami jalan untuk bertemu di masa yang akan datang.