Pages

0 Sakit

Selasa, 13 September 2011
Nampaknya hari ini, lebih tepatnya kemarin...
Banyak yang sakit, icha yang ada masalah dengan badannya
rezha yang sakit demam karna suhu
dan aku yang mempunyai kelingking besar di sebelah kanan, gara - gara kejepit pintu mobil --
Published with Blogger-droid v1.7.2

0 Proses

Ku ingat tentang pagi
dimana berawal frustasi ke senang
frustasi lagi ke bahagia
sampai berakhir gondok
ini proses yang harus ditempuh
oh tidak, aku hampir menyerah pada kehidupan
jangan sampai menyerah
aku tau hidupku akan menjadi indah suatu saat
aku ingin harapanku semua harapan
akan terwujud semua tak tinggal kecewa
ini proses aku, kamu, mereka ,kita,
pasti bisa melewati
Published with Blogger-droid v1.7.2

0 Luka

Hujan dan air mata
hari ini mereka mengalir deras
aku sakit dan bengkak
pedih pun menghujam
pedih di hati lebih terasa
bukan, bukan pedih, melainkan rindu
rindu di kasihi
depan rumah banjir tiada tara
aliran bak air terjun melewati pipi
warna biru, lalu ungu dan sekarang merah
menghiasi jariku
untuk menggenggam saat ini sakit
bagaimana ku dapat genggam hati?
Aku sendiri di lautan biru kecil ini
kumenangis sendiri
tak didengar
tak ingin mendengar
aku tak sendiri
banyak jantung yang masih berdetak disini
namun, aku butuh hati
untuk mengobati luka - lukaku ini
hidup terasa tak nyaman
hidup terasa tak aman
takut terluka
tetapi dah terluka
mau bagaimana lagi, luka dalam sudah tinggal
tak dapat di usir
Published with Blogger-droid v1.7.2

0 Es.campur

Minggu, 11 September 2011
24 jam berlalu..
Tumpukan rindu menebal..
Perasaan makin tak menentu..
Terbayang sesosoknya..
Yg entah sekarang apa yang dia hirup..
Entah apa yang dia rasakan..
Getaran merasuk jiwa
bukan menenangkan
melainkan menakutkan
terasa sejuk kadangkala
terasa sakit kadangkala
cemas, rindu, was was bercampur aduk
makan tak ingin
tidur tak bisa
jiwa tak damai
hati tak tenang
dompet tak mencakupi
ingin tatap, namun apa daya fisik tak sampai
air mata mengering

hati bagai mencari oase di gurun sahara
menjelajah waktu penuh mimpi tinggi..bersamanya
tersenyum di dunia sendiri,
meringis tersadar disini
hati bagaikan badai tak kunjung reda

dimana cinta?
Dimana kasih?
Merasa kehilangan sangat sulit
lidah kelu tak dapat berkata
hati sakit tak dapat merasa
luka pun tak terasa, walau telah digigit binatang buas

bintang membisu, bulan pun membisu
menatap langit luas
berharap terbang namun tak ada sayap
berharap tersenyum namun hati kelu
berharap tertawa namun hati meringis
berharap senang kasih tak sampai
berharap wakru cepat berlalu untuk menemuka pelipur lara yang menghilang :(
Published with Blogger-droid v1.7.2

0 Gundah penuh harap

Sabtu, 10 September 2011
My heartbeat getting faster..
It's not because of something make me happy,
but make me fright to lose something.
I don't know am i the winner or the loser,
but., when i looked at the star tonight, my eyes got raining..hard raining..
I felt there's something less in my heart..
And now i know, i miss that somebody..or i can say that man..
He have been full my haert untill now,
even.how naughty or how weird he is, this heart still miss him.

Ya Allah..
Haruskah?
Haruskah jalan cerita kehidupan yang bahagia yang hamba rajut menjadi berantakan begini?
Mengapa jadi begini?
Ya Allah, Engkau tahu benar apa isi hati hamba..
Engkau tahu benar apa.doa.yg selalu hamba ucapkan..

Ya Rabb, hamba mohon dengan sangat..
Bantu hamba untuk.menjaga hati dan pandangan ini..
Cukup dia, dan hanya dia bidadara yang Kau berikan padaku..
Buka hatinya, damaikan hatinya, panjangkan umurnya..
Karna hanya dia lelaki yang sangat hamba cintai..

Alhamdulillah.. Terimakasih, Ya Allah
Engkau telah mempertemukan hamba kepada dirinya..
Hamba disini hanya dapat menunggu, lanjutan lembaran kisah ini yang telah Engkau ukir..
Published with Blogger-droid v1.7.2

0 Sepucuk Surat Untuk mu

Kamis, 08 September 2011
Mungkin aku sudah berbuat salah pada mu.. Mencintai mu.. tpi tak juga bisa berkata dengan sesungguh-sungguhnya jika ku mencintai mu.. tak juga bisa menggenggam erat tangan mu dengan sebenar-benarnya.. tak juga bisa menatap dan tersenyum pada mu dengan senyata-nyatanya.. Aku sendiri tidak mengerti apa arti cinta dan mengapa ia bisa ada.. Cinta datang begitu saja di dalam hati ini.. Tapi ku tak bisa menyampaikan cinta ku dengan selangsung-langsungnya.. Ada pembatas di antara kita yang tak bisa ku singkap.. Ku hanya bisa mencintai dari dalam hati tanpa berani tuk meletakkan tangan mu di dada ku agar kau tau betapa jantung ini berdetak berirama indah saat ku berada dekat dengan mu.. menatap mata mu dari sudut yang berbeda.. melihat mu tertawa dari kejauhan.. memberikan salam tidur dari hati ke hati.. Ku tak perna bisa berdiri di depan mu senyata-nyatanya sebagai diri ku sendiri dan berkata I love You.. Gundah rasanya.. Ingin ku sudahi semua.. melupakan mu dan menyimpan buku kenangan kita.. tapi aku tak bisa.. aku rindu saat kita tertawa bersama.. saat sebuah obrolan hangat berlangsung di antara kita.. aku rindu menumpahkan keluh kesah ku pada mu.. aku rindu mengutarakan imajinasi ku yang tinggi kepada mu.. aku rindu akan kebiasaan menerima sms dari mu.. aku rindu mendengar mu bercerita dengan antuasias kepada ku.. Tapi hingga kini aku tak bisa berkata aku mencintai mu dengan sebuah kata ajaib cinta yang sesungguh-sungguhnya.. aku hanya mampu tersenyum tanpa bisa membahagiakan mu dengan sesungguhnya.. aku tak bisa lepas dari semua kebiasaan baru dalam hidupku bersamamu.. aku tak bisa menghilangkan peran mu yang sudah tertanam dalam di setiap hari ku.. Maaf ya.. Aku hanya bisa menunjukkan cinta dari balik jubah sembunyi ku..


Dengan cinta,

Orang Yang Mencintai mu

0 Tangisan langit dan kerinduan hati

Jumat, 08 Juli 2011
Hujan turun. Bau debu yang tercampur air hujan pun tercium. Suara demi suara ribut hujan. Terdengar jelas. Nyanyian yang dinyanyikan oleh rintak hujan terdengar semakin keras. Nyanyian sendu yang di ciptakan oleh awan.

Walaupun langit menangis, namun hatiku tidak menangis. Hatiku masih terasa kuat dan kokoh, untuk mencintai seorang lelaki yang kusayangi. Lagu cinta masih bersenandung di dalam hati selama lebih dari 2 tahun ini. Walaupun hati terkadang merasa bukan yang pertama, hati terus mencintainya.

Tak berhenti, hati mencintainya dengan konstan, seperti jarum jam yang berdetik.
Mencintai tulus, seperti air yang mengalir.
Mencintai tenang, seperti samudera dan langit yang diam serobu bahasa menyimpan rahasia.
Mencintai seperti 8, yang saling berpaut dan tak terputus dan tidak berbuntu.

Aku mencintaimu :-)
Published with Blogger-droid v1.7.2